Featured Post

Recommended

Khutbah Jumat (Edisi 206) Tema : “2 NABI JADIKAN IDOLA TERBAIK”

  Wafizs Al-Amin Center “Berbagi Cahaya Diatas Cahaya” Khutbah Jumat (Edisi 206) Tema  : “2 NABI JADIKAN IDOLA TERBAIK” Oleh : Nur Anwa...

Khutbah Jumat (Edisi 206) Tema  :  “2 NABI JADIKAN IDOLA TERBAIK”

Khutbah Jumat (Edisi 206) Tema : “2 NABI JADIKAN IDOLA TERBAIK”

 

Wafizs Al-Amin Center
“Berbagi Cahaya Diatas Cahaya”
Khutbah Jumat (Edisi 206) Tema  :

“2 NABI JADIKAN IDOLA TERBAIK”
Oleh : Nur Anwar Amin (adjie nung)
Alumni Universitas Al-Azhar Mesir, Alumni Pondok Pesantren Attaqwa KH.Noer Alie Bekasi dan Ketua Yayasan Wafizs Al-Amin Center Bekasi. Mohon Kirim Donasi Anda : Zakat, Infaq, sedekah & Wakaf untuk Pembangunan Asrama Yatim & Dhuafa ke No. Rek.7117.8248.23 (BSI) a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. Donasi Anda sangat membantu meringankan beban mereka.
WA : +628161191890
klik aja adjie nung di Link YouTube, Instagram & Facebook
Khutbah ini disampaikan di Masjid JAMl’ ATTAQWA Ujungharapan Bahagia Bekasi. Jumat, 15 Mei 2026 M/27 Dzulqo’dah 1447 H.

 

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله 

Untuk kita umat islam sudah Allah abadikan dalam al-quran ada dua Nabi yang sangat mulia, jadi panutan, idola, suri tauladan dan uswah yang sangat bagus untuk diikuti. Bahkan nama dua Nabi ini selalu kita sebut untuk menjadi kesempurnaan tiap kali dalam sholat.

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الأَنْصَارِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ بَشِيرُ بْنُ سَعْدٍ: يَا رَسُولَ اللهِ! أَمَرَنَا اللهُ أَنْ نُصَلِّيَ عَلَيْكَ، فَكَيْفَ نُصَلِّي عَلَيْكَ؟ فَسَكَتَ، ثمَّ قَالَ: «قُولُوا: اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلّيْتَ عَلَى آلِ إبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَالسَّلاَمُ كَمَا عَلِمْتُمْ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Dari Abu Mas’ud Al-Anshari ra, ia berkata bahwa Basyir bin Sa’ad berkata, “Wahai Rasulullah, Allah memerintahkan kepada kami untuk bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara kami bershalawat kepadamu?” Beliau diam kemudian bersabda, “Ucapkanlah :

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas Muhammad dan keluarganya sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat atas keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim. Di seluruh alam ini, Engkau Maha Terpuji dan Mahaagung).

Kemudian ucapan salam (keselamatan) sebagaimana yang telah kalian ketahui (atau yang telah aku ajarkan kepada kalian).” (HR. Muslim).

Pertama, Nabi Ibrahim as

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِيْٓ اِبْرٰهِيْمَ وَالَّذِيْنَ مَعَهٗۚ

“Sungguh, benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu pada (diri) Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengannya.” (QS. Al-Mumtahanah : 4).

Kedua, Nabi Muhammad saw.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ ۝٢١

“Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab : 21).

Kenapa Nabi Ibrahim as menjadi uswah terbaik untuk kita ikuti :

Pertama, Kuat Keyakinanya.

Meski ayahnya yang bernama Azar tidak seakidah dengan Nabi Ibrahim, bahkan Allah menyatakan sebagai musuh Allah karena kekufurannya, Ibrahim tetap hormat dan patuh serta mendoakanya agar Allah mengampuninya,

اِلَّا قَوْلَ اِبْرٰهِيْمَ لِاَبِيْهِ لَاَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَآ اَمْلِكُ لَكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ شَيْءٍۗ رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَاِلَيْكَ اَنَبْنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ ۝٤

“Akan tetapi, (janganlah engkau teladani) perkataan Ibrahim kepada ayahnya, “Sungguh, aku akan memohonkan ampunan bagimu, tetapi aku sama sekali tidak dapat menolak (siksaan) Allah terhadapmu.” (Ibrahim berkata,) “Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkau kami bertawakal, hanya kepada Engkau kami bertobat, dan hanya kepada Engkaulah kami kembali.” (QS. Al-Mumtahanah : 4).

Seburuk apapun orang tua kita, kewajiban seorang anak tetap berbakti kepadanya, berbuat baik denganya bahkan mendoakan yang baik-baik untuknya, apa lagi jika orang tua kita seaqidah dan sama-sama seorang muslim baik masih hidup ataupun sudah berada di alam kubur, maka perintahnya Adalah

۞ وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ ۝٢٣

“Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak.” (QS. Al-Isra' : 23).

Berbakti kepada kedua orang itu itu pahalanya besar bahkan Nabi saw sebutkan pahalanya setara dengan pahala jihad, berhaji dan umroh. Dan berbakti itu pahalanya besar bahkan setara dengan ibadah haji, umroh dan jihad. Dari Anas bin Malik ra, ia berkata,

إِنِّي أَشْتَهِي الْجِهَادَ وَلا أَقْدِرُ عَلَيْهِ ، قَالَ : هَلْ بَقِيَ مِنْ وَالِدَيْكَ أَحَدٌ ؟ قَالَ : أُمِّي، قَالَ : فَأَبْلِ اللَّهَ فِي بِرِّهَا، فَإِذَا فَعَلْتَ ذَلِكَ فَأَنْتَ حَاجٌّ، وَمُعْتَمِرٌ، وَمُجَاهِدٌ، فَإِذَا رَضِيَتْ عَنْكَ أُمُّكَ فَاتَّقِ اللَّهَ وَبِرَّهَا

“Ada seseorang yang mendatangi Rasululah saw dan ia sangat ingin pergi berjihad namun tidak mampu. Rasulullah saw bertanya padanya apakah salah satu dari kedua orang tuanya masih hidup. Ia jawab, ibunya masih hidup.

Rasul pun berkata padanya, “Bertakwalah pada Allah dengan berbuat baik pada ibumu. Jika engkau berbuat baik padanya, maka statusnya adalah seperti berhaji, berumrah dan berjihad.” (HR. Ath-Thabrani).

Kedua, Berani Menegakkan Amar Ma’ruf nahi Munkar.

Ibrahim berani menghancurkan berhala-berhala sesembahan Raja Namrud sehingga membuat sang raja marah dan vonis telah dijatuhkan terhadap Ibrahim, segera rakyat raja Namrud mengumpulkan kayu bakar dan membuat kobaran api besar untuk membakar Ibrahim, lalu mereka kebingungan bagaimana cara melemparkan kedalam kobaran api, mereka membuat ketapel besar dan para algojo yang berbadan kekar telah siap melakukan ekskusi, akan tetapi apa yang tejadi? Tidak ada seorangpun yang kuat menarik ketapel besar itu. Akhiranya raja Namrud memerintahkan Azar untuk melakukan eksekusi melemparkan Ibrahim ke dalam api yang bernyala-nyala itu.

Azar dengan hati yang bimbang, ragu dan ketidakberdayakan akan melemparkan anaknya sendiri ke dalam api besar, sementara disaat itulah Ibrahim berdoa agar Allah swt memberikan kekuatan kepada bapaknya agar bapaknya tidak ikut menerima resiko dari perbuatan tangannya sendiri.

Saatnya Ibrahim dilempar ke dalam kobaran api besar, para malaikat pun datang menawarkan bantuan namun Ibrahim menolaknya dengan halus dan bijaksana, Allah lebih tahu tentang dirinya saat ini lalu Allah berfirman,

قُلْنَا يٰنَارُ كُوْنِيْ بَرْدًا وَّسَلٰمًا عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَۙ ۝٦٩

“Kami (Allah) berfirman, “Wahai api, jadilah dingin dan keselamatan bagi Ibrahim!”  (QS. Al-Anbiya' : 69).

Sifat api yang panas berubah menajdi dingin, seandainya Allah tidak sertai kalimat بَرْدًا وَّسَلٰمًا dingin yang menyelamatkan, bisa jadi Ibrahim mati kedinginan, makanya Allah tegaskan dengan kalimmat بَرْدًا وَّسَلٰمًا dingin dan selamat. Betapa terkejutnya raja Namrud dan rakyatnya ketika api padam, Ibrahim keluar tanpa cedera sedikitpun, mereka menyaksikan sebuah bukti kekuasaan Allah.

Ketiga, Jangan Tinggalkan Doa Nabi Ibrahim.

Nabi Ibrahim mengajarkan pada kita banyak hal terutama untuk urusan keturanan, diusianya yang sudah sangat senja, sudah beruban, sudah tua bahkan Sarah istrinya sudah dinyatakan mandul, tidak mungkin punya keturunan, namun Ibrahim tetap dekat dengan Allah, menyerehakan semua urusanya hanya disandarkan kepada Allah dan selalu berdoa.

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

“Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh”. (QS. Ash Shaffaat : 100).

Doa ini menjadi bukti Nabi Ibrahim dikaruniai anak dari Hajar lahir Nabi Ismail anak yang sholeh dan menajdi seorang Nabi, dari Sarah lahir Nabi Ishaq anak yang Sholeh dan menjadi seorang Nabi. Syaukani rahimahullah mengatakan apa yang dikatakan oleh para pakar tafsir, “Ya Rabb, anugerahkanlah padaku anak yang sholeh yang termasuk jajaran orang-orang yang sholeh, yang bisa semakin menolongku taat pada-Mu”. Jadi yang namanya keturunan terutama yang sholeh bisa membantu seseorang semakin taat pada Allah.

Berdoa agar keturunan senantiasa menjaga kewajiban shalat.

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku." (QS. Ibrahim : 40).

Doa memohon ampunan (Istighfar Nabi Ibrahim) untuk diri sendiri, orang tua, dan seluruh kaum mukminin di hari perhitungan.

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

"Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari kiamat)." (QS. Ibrahim : 41).

Doa memohon kebaikan dunia akhirat (keteguhan iman), doa ini bermakna memohon agar ibadah diterima dan memohon petunjuk.

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

"Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada-Mu, dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang berserah diri kepada-Mu dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan ibadah (manasik) kami, dan terimalah tobat kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang." (QS. Al-Baqarah : 128).

Terutama doa untuk keamanan negeri, banyak aneka buah-buahan,

وَاِذْ قَالَ اِبْرٰهٖمُ رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا بَلَدًا اٰمِنًا وَّارْزُقْ اَهْلَهٗ مِنَ الثَّمَرٰتِ مَنْ اٰمَنَ مِنْهُمْ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ قَالَ وَمَنْ كَفَرَ فَاُمَتِّعُهٗ قَلِيْلًا ثُمَّ اَضْطَرُّهٗٓ اِلٰى عَذَابِ النَّارِۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ ۝١٢٦

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: “Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.” (QS. Al-Baqarah : 126)

Doa agar amalan diterima,

وَاِذْ يَرْفَعُ اِبْرٰهٖمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَاِسْمٰعِيْلُۗ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّاۗ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ ۝١٢٧

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 127).

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله 

Jangan pernah lelah terus berdoa agar Allah senantiasa membimbing kita dan Allah mampukan kita mensuritauladani dua Nabi yang sangat mulia ini sampai masuk bersama kedalam surgaNya. Amiiin.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ. فَاسْتَغْفِرُوْا اِنَّهُ هُوَاْلغَفُوْرُ الرَّحِيْم

uanuan




Telah HADIR KBIHU Wafizs Al-Amin Centre (KBIHU WAC), SIIAP MEMBERANGKATKAN JAMAAH HAJI REGULER 2027/1448.
Kenapa Memilih Haji Reguler bersama KBIHU WAC, Karena KBIHU WAC Itu :
#Nyaman
#Dilayani
#Pembimbing Profesional
CP : 08161191890

7 KEUNGGULAN HAJI & UMROH bersama KBIHU Wafizs Al-Amin Centre Itu :
1. Dibimbing Langsung oleh KH. Nur Anwar Amin,Lc biasa disapa Ustadz Adjie Nung  (UAN) Pim. Wafizs Al-Amin Center Bekasi. 
2. Dapat 7 Kali Umroh saat Musim Haji dan 4 kali Umroh saat musim Umroh dengan 4 Tempat Miqot (Tan'im, Ji'ronah, Hudaibiyah & Thoif Qornul Manazil) 
3. Nyaman, Dilayani & Pembimbing Profesional
4. Fasilitas Umroh Hotel *5 & Transportasi Bis Full Wifi
5. Sholat Qiamullail Berjamaah & Khotmul Qur'an
6. Bermalam 1 Malam Untuk Paket Umroh di Hotel Jeddah Sebelum go to Makkah
7. Jamaah Wanita Dibimbing Langsung Pembimbing Wanita oleh Usth Hj. Uswatun Hasanah, S.Pd. I



YUUUK TUNAIKAN ZAKAT
"Sucikan Harta, Bahagiakan Dhuafa"
UPZ BAZNAS Wafizs Al-Amin Centre Menerima & Menyalurkan : 
Wakaf, Infaq, Zakat dan Sedekah
#Melalui Transfer Ke Rekening :
BSI : 711 7824 823
Mandiri : 156 00 1497 0331
BNI : 0814 1068 54
a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. 
Contact UPZ Wafizs Al-Amin Center WA :
0857-7814-1993
08161191890



UMROH AWAL MUSIM 1447/2026
Wafizs Al-Amin Centre Bekasi

KEUNGGULANNYA :
 3 Kali Manasik
4 Kali Umroh Dengan 4 Tempat Miqot
 Free Perlengkapan
Free Bermalam Di Hotel TRIDENT Jeddah. 

KEBERANGKATAN  :
05 JULI 2026
 Pukul 14.00 Pelepasan Di Yayasan Wafizs Al-Amin Center & Sholat Ashar Berjamaah
 Pukul 19.00 Kumpul di Bandara Soekarno Hatta (Lounge @Zukafia) 
Pukul 00.40 Take Off to Jeddah 
 Pukul 06.40 Tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah. 

KEPULANGAN  :
14 JULI  2026
Pukul 09.00 wib Tiba di Bandara Soekarno Hatta

#Follow US :
________
Media Sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Instagram : wafizscenter & @adjienung
Facebook  : Wafizs Al-Amin Centre & Adjie Nung 
Youtube     : Wafizs Center & Nur Anwar Amin
Tiktok        : @kbihu_wac & @adjienung

Informasi Pendaftaran Haji dan Umroh WA : 085778141993 - 08161191890 - 081584282565

Wafizs Al-Amin Centre 
“Berbagi Cahaya Di Atas Cahaya”

KABAR GEMBIRA...
Bagi Anda Yang Ingin BERANGKAT HAJI REGULER di Tahun 2027
SILAHKAN BERGABUNG....
Bimbingan Manasik Reguler
Dibimbing Langsung Oleh : Ustadz KH. Nur Anwar Amin,Lc Pim. Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Bisa BERGABUNG Bagi Anda Yang :
- Porsi Hajinya di tahun 2027
- Porsi Haji Kabupaten & Kota Bekasi
- Porsi Haji Mandiri
- Belum terdaftar di KBIHU Manapun
- Sudah terdaftar di KBIHU namun ingin Bimbingan Manasik Haji
- Rencana mau BADAL HAJI
- Rencana Mau Ibadah Umroh

JOIN US :
> Pembimbing Profesional
> Info Haji Terupdate
> Pelayanan Nyaman & Dilayani
> Lengkap Teori, Praktik Haji & Umroh & Senam Sehat
WA : 08161191890


YUUUK TUNAIKAN ZAKAT
"Sucikan Harta, Bahagiakan Dhuafa"
UPZ BAZNAS Wafizs Al-Amin Centre Menerima & Menyalurkan : 
Wakaf, Infaq, Zakat dan Sedekah
#Melalui Transfer Ke Rekening :
BSI : 711 7824 823
Mandiri : 156 00 1497 0331
BNI : 0814 1068 54
a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. 
Contact UPZ Wafizs Al-Amin Center WA :
08161191890

#Follow US :
________
Media Sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Instagram : wafizscenter & @adjienung
Facebook  : Wafizs Al-Amin Centre & Adjie Nung 
Youtube     : Wafizs Center & Nur Anwar Amin
Tiktok        : @kbihu_wac & @adjienung

Informasi Pendaftaran Haji dan Umroh WA : 08161191890 

Wafizs Al-Amin Centre 
“Berbagi Cahaya Di Atas Cahaya”




















 


Khutbah Jumat (Edisi 205) Tema  :  “BERANGKAT HAJI, TIDAK DAPAT PAHALA HAJI”

Khutbah Jumat (Edisi 205) Tema : “BERANGKAT HAJI, TIDAK DAPAT PAHALA HAJI”

 

Wafizs Al-Amin Center
“Berbagi Cahaya Diatas Cahaya”
Khutbah Jumat (Edisi 205) Tema  :

“BERANGKAT HAJI, TIDAK DAPAT PAHALA HAJI”
Oleh : Nur Anwar Amin (adjie nung)
Alumni Universitas Al-Azhar Mesir, Alumni Pondok Pesantren Attaqwa KH.Noer Alie Bekasi dan Ketua Yayasan Wafizs Al-Amin Center Bekasi. Mohon Kirim Donasi Anda : Zakat, Infaq, sedekah & Wakaf untuk Pembangunan Asrama Yatim & Dhuafa ke No. Rek.7117.8248.23 (BSI) a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. Donasi Anda sangat membantu meringankan beban mereka.
WA : +628161191890
klik aja adjie nung di Link YouTube, Instagram & Facebook
Khutbah ini disampaikan di Masjid JAMl’ NUURUSSAADAH Taman Wisma Asri Kota Bekasi Jumat, 08 Mei 2026 M/20 Dzulqo’dah 1447 H.

 

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله 

Sampai saat ini jutaan umat islam sudah memadati dua kota suci Makkah dan Madinah untuk memenuhi undangan Allah swt agar bisa berhaji dan umroh. Karena itu, siapapun yang hendak menunaikan ibadah haji, baik tahap persiapan, perencanaan ataupun juga akan menjelang keberangkatan, maka pesannya adalah  :

Pertama, Dari al-quran mengajarkan harus banyak belajar ilmu haji dengan baik untuk menyempurnakan haji dan umroh yang akan dilakukan, sangat disayangkan biaya sudah dikeluarkan, tenaga sudah disiapkan tetapi mendapatkan penilaian yang nihil disisi Allah swt. Kalimat menyempurnakan ini, Allah swt menggunakan kata تَمَام dari akar kata أتَمَّ – يُتِمُّ, firman Allah swt,

وَاَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّٰهِۗ

“Sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah”. (Al-Baqarah : 196).

Kedua, dalam al-quran kalimat menyempurnakan juga diungkapkan dengan kata كَمَال dari akar kata أكْمَلَ - يُكْمِلُ, firman Allah swt.

اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًاۗ

“Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu.” (Qs. Al-Maidah : 3).

Ketentuan dalam agama semua sudah sempurna tidak perlu ditambah, tidak perlu dikurangi, seperti hadits Umar bin Al-Khathab ra,

وَقاَلَ : يَا مُحَمَّدُ أَخْبِرْنِي عَنِ الإِسْلاَمِ ؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الإِسْلَامُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ ، وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ ، وَتَحُجَّ البَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً

Selanjutnya ia berkata, “Hai Muhammad, beritahukan kepadaku tentang Islam.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Islam itu engkau bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah, engkau mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan mengerjakan ibadah haji ke Baitullah jika engkau mampu melakukannya.” (HR. Muslim).

Dalam hadits ini syahadat sudah sempurna jangan ditambahi dan jangan dukurangi, begitu juga sholat jumlah rokaatnya sudah smpurna jangan ditambahkan lagi ataupun dikurangi. Nabi saw saja yang sudah jelas masuk surga sholat shubuhnya 2 rokaat apalagi kita yang belum jelas surganya jangan berani menambahkan rokaatnya ataupun menguranginya.


Kalau ada kalimat تَمَام itu artinya kesempurnaan yang diharapkan bisa lebih, masih ingin bertambah dan itu diperbolehkan sepanjang dibutuhkan. Sementara  kalimat كَمَال itu kesempurnaan yang jangan dikurangi dan jangan ditambahkan. Maka ketika Allah swt menyebutkan nikmat ‘عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ’ hari ni aku sempurnakan (cukupkan) nikmatKu untuk mu, Allah menggunakan تَمَام (وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ ) karena sifat manusia umumnya kalau sudah diberikan, ingin tambah dan tambah lagi, selalu ingin lebih, seperti butuh sepeda lalu Allah beri, apakah kalau sudah dapat sepeda itu, cukup? Blm tentu, kalau sudah diberi sepeda ingin motor, sudah dapat motor masih kurang juga, lalu ingin mobil, sudah ada mobil ingin tambah lagi yang lain dan selalu begitu tambah lagi sepanjang dibutuhkan.


Rahasia pergi haji dan umroh menggunakan kata تَمَام (وَاَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ) bukan واكملوا الحج. Allah ingin mmberikan gabaran bahwa orang-orang yang bahkan pernah haji dan umroh pun walau sudah dikerjakan  berulang kali tetap saja selalu punya keinginan kembali lagi mengulangnya, disitu ada kerinduan saat di Arofah, ada keindahan saat di Muzdalifah, ada kekhusyu’an saat berada di Mina tengah malam bisa sholat menyendiri dan bertaubat, dan ingin berada disana lagi, ada kenikmatan saat didepan Ka’bah, rasanya semua masalah hilang seketika, ingin berada disitu lagi. Itulah sebabnya haji dan umroh menggunakan kalimat تَمَام tidak menggunakan kalimat كَمَال.


Sekaligus Allah swt memberikan pesan bahwa jika ada yang pernah haji diberi kesempatan lagi maka keberangkatan kali ini harus lebih baik dari pada sebelumnya, mau sampai berapa kali lagi haji biar sempurna, yang tahun lalu berangkat, mungkin ada sombongnya, ada riyanya lalu sekarang diberi kesemepatan lagi biar sempurna.

Point pentingnya adalah :

(1). Lakukan sekali berangkat dengan sempurna dan dengan kesempurnaan itu Allah berikan kemuliaan kepadanya, diberikan kemuliaan lebih dari pada sebelumnya, sempurnakan ibadahnya, belajar lebih baik lagi, khusyukan dan doakan orang-orang disekitarnya dengan penuh kebaikan.

(2). Niatkan Lillah (semata karena Allah).

وَاَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّٰهِۗ

“Sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah”. (Al-Baqarah : 196).

Jauh-jauh sebelum berangkat mulai bersihkan niat, murnikan tujuan untuk menunaikan ibadah ini semua karena hanya Allah saja tidak ada niat yang lain. Ayat ini disampaikan oleh Allah, diberikatan kepada kita melalui Rasulullah saw.

Kata لِلّٰهِۗ (semata-mata karena Allah) diawali huruf lam itu ‘li nya lil ghoyah’ sesuatu yang bermakna tujuan paripurna, puncak sasaran yang paling utama, lakukan semuanya  karena Allah, bukan karena Ka’bahnya, bukan karena Jabal Rohmahnya, bukan Minanya, bukan Muzdalifahnya semua kerjakan karena Allah swt saja.


Ingat baik-baik, kalau terdapat dalam ibadah penekanan menggunkan lam lil ghoyah, tujuan yang mengarahkan semuanya karena Allah, berarti ada yang menunaikan ibadah itu bukan karena Allah, banyak yang datang ke Makkah dimulai dengan thowaf, baru datang saja sudah salah thowafnya, pamer ingin memperlihatkan ibadahnya, tidak perduli siapa yang lihat, tidak peduli kamera yang lihat, tidak peduli disamping siapa, karena sekarang banyak orang thowaf itu karena kamera, bahkan live (siaran langsung), ini jadi masalah besar, hati-hati riya, karena musuhnya ikhlas itu riya, sedangkan riya itu ketika terjadi otomatis menggugurkan amalan, habis pahalanya. Bisa kita bayangkan?, sudah habis uang banyak, habis tenaga, habis waktu, habis biaya, habis energi, habis pula pahalanya, habis semua tidak ada yang didapat kecuali cape saja. Dampak negatif dari riya yang sangat berbahaya, itu syirik kecil, contoh berinfaq riya habis tidak ada nilainya.  Firman Allah swt

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُبْطِلُوْا صَدَقٰتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْاَذٰىۙ كَالَّذِيْ يُنْفِقُ مَالَهٗ رِئَاۤءَ النَّاسِ

“Wahai orang-orang yang beriman, jangan membatalkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya (pamer) kepada manusia,” (QS. Al-Baqoroh : 264).

Sholat juga ada riyanya. Firman Allah swt

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ ۝٤

“Celakalah orang-orang yang melaksanakan salat,”

الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ ۝٥

“(yaitu) yang lalai terhadap salatnya,”

الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ ۝٦

“yang berbuat riya,” (QS. Al-Ma'un : 4-6).

Yang melakukan sholat saja masih bisa celaka apalagi yang tidak sholat, orang yang sholatnya celaka yaitu orang yang riya, yang ingin dilihat orang bukan ingin dilihat Allah itu ihsan namanya, ingin dilihat manusia riya namanya, ingin didengar manusia sum’ah namanya. Haji riya yang sampai disana hanya ingin update setatus saja, orang yang wukuf di Arofah hanya ingin live medsos saja, itu hati-hati karena ini peluangnya besar sampai disana, hilang pahalanya dan rugi besar, berapa banyak waktu dan tenaga hilang seketika dan yang paling dahsyat ada orang belum berangkat sudah habis pahalanya itu yang sangat bahaya karena sebelum berangkat sudah riya terlebih dahulu. Haji itu fokus online kepada Allah swt.


Semoga bagi saudara-suadara kita yang Allah beri kesempatan berhaji dan umroh tahun ini bisa memaksimalkan dan menyempurnkannya dengan sebaik-baiknya karena kewajiban haji itu seumur hidup sekali. Meraih mabrur itu lebih mudah daripada mempertahankan kemabruran sepanjang hayat.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ. فَاسْتَغْفِرُوْا اِنَّهُ هُوَاْلغَفُوْرُ الرَّحِيْم

uanuan




Telah HADIR KBIHU Wafizs Al-Amin Centre (KBIHU WAC), SIIAP MEMBERANGKATKAN JAMAAH HAJI REGULER 2027/1448.
Kenapa Memilih Haji Reguler bersama KBIHU WAC, Karena KBIHU WAC Itu :
#Nyaman
#Dilayani
#Pembimbing Profesional
CP : 08161191890

7 KEUNGGULAN HAJI & UMROH bersama KBIHU Wafizs Al-Amin Centre Itu :
1. Dibimbing Langsung oleh KH. Nur Anwar Amin,Lc biasa disapa Ustadz Adjie Nung  (UAN) Pim. Wafizs Al-Amin Center Bekasi. 
2. Dapat 7 Kali Umroh saat Musim Haji dan 4 kali Umroh saat musim Umroh dengan 4 Tempat Miqot (Tan'im, Ji'ronah, Hudaibiyah & Thoif Qornul Manazil) 
3. Nyaman, Dilayani & Pembimbing Profesional
4. Fasilitas Umroh Hotel *5 & Transportasi Bis Full Wifi
5. Sholat Qiamullail Berjamaah & Khotmul Qur'an
6. Bermalam 1 Malam Untuk Paket Umroh di Hotel Jeddah Sebelum go to Makkah
7. Jamaah Wanita Dibimbing Langsung Pembimbing Wanita oleh Usth Hj. Uswatun Hasanah, S.Pd. I



YUUUK TUNAIKAN ZAKAT
"Sucikan Harta, Bahagiakan Dhuafa"
UPZ BAZNAS Wafizs Al-Amin Centre Menerima & Menyalurkan : 
Wakaf, Infaq, Zakat dan Sedekah
#Melalui Transfer Ke Rekening :
BSI : 711 7824 823
Mandiri : 156 00 1497 0331
BNI : 0814 1068 54
a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. 
Contact UPZ Wafizs Al-Amin Center WA :
0857-7814-1993
08161191890



UMROH AWAL MUSIM 1447/2026
Wafizs Al-Amin Centre Bekasi

KEUNGGULANNYA :
 3 Kali Manasik
4 Kali Umroh Dengan 4 Tempat Miqot
 Free Perlengkapan
Free Bermalam Di Hotel TRIDENT Jeddah. 

KEBERANGKATAN  :
05 JULI 2026
 Pukul 14.00 Pelepasan Di Yayasan Wafizs Al-Amin Center & Sholat Ashar Berjamaah
 Pukul 19.00 Kumpul di Bandara Soekarno Hatta (Lounge @Zukafia) 
Pukul 00.40 Take Off to Jeddah 
 Pukul 06.40 Tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah. 

KEPULANGAN  :
14 JULI  2026
Pukul 09.00 wib Tiba di Bandara Soekarno Hatta

#Follow US :
________
Media Sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Instagram : wafizscenter & @adjienung
Facebook  : Wafizs Al-Amin Centre & Adjie Nung 
Youtube     : Wafizs Center & Nur Anwar Amin
Tiktok        : @kbihu_wac & @adjienung

Informasi Pendaftaran Haji dan Umroh WA : 085778141993 - 08161191890 - 081584282565

Wafizs Al-Amin Centre 
“Berbagi Cahaya Di Atas Cahaya”

KABAR GEMBIRA...
Bagi Anda Yang Ingin BERANGKAT HAJI REGULER di Tahun 2027
SILAHKAN BERGABUNG....
Bimbingan Manasik Reguler
Dibimbing Langsung Oleh : Ustadz KH. Nur Anwar Amin,Lc Pim. Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Bisa BERGABUNG Bagi Anda Yang :
- Porsi Hajinya di tahun 2027
- Porsi Haji Kabupaten & Kota Bekasi
- Porsi Haji Mandiri
- Belum terdaftar di KBIHU Manapun
- Sudah terdaftar di KBIHU namun ingin Bimbingan Manasik Haji
- Rencana mau BADAL HAJI
- Rencana Mau Ibadah Umroh

JOIN US :
> Pembimbing Profesional
> Info Haji Terupdate
> Pelayanan Nyaman & Dilayani
> Lengkap Teori, Praktik Haji & Umroh & Senam Sehat
WA : 08161191890


YUUUK TUNAIKAN ZAKAT
"Sucikan Harta, Bahagiakan Dhuafa"
UPZ BAZNAS Wafizs Al-Amin Centre Menerima & Menyalurkan : 
Wakaf, Infaq, Zakat dan Sedekah
#Melalui Transfer Ke Rekening :
BSI : 711 7824 823
Mandiri : 156 00 1497 0331
BNI : 0814 1068 54
a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. 
Contact UPZ Wafizs Al-Amin Center WA :
08161191890

#Follow US :
________
Media Sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Instagram : wafizscenter & @adjienung
Facebook  : Wafizs Al-Amin Centre & Adjie Nung 
Youtube     : Wafizs Center & Nur Anwar Amin
Tiktok        : @kbihu_wac & @adjienung

Informasi Pendaftaran Haji dan Umroh WA : 08161191890 

Wafizs Al-Amin Centre 
“Berbagi Cahaya Di Atas Cahaya”




















 


Khutbah Jumat (Edisi 204) Tema  :  “TIDAK BERANGKAT HAJI, DAPAT PAHALA HAJI”

Khutbah Jumat (Edisi 204) Tema : “TIDAK BERANGKAT HAJI, DAPAT PAHALA HAJI”

 

Wafizs Al-Amin Center
“Berbagi Cahaya Diatas Cahaya”
Khutbah Jumat (Edisi 204) Tema  :

“TIDAK BERANGKAT HAJI, DAPAT PAHALA HAJI”
Oleh : Nur Anwar Amin (adjie nung)
Alumni Universitas Al-Azhar Mesir, Alumni Pondok Pesantren Attaqwa KH.Noer Alie Bekasi dan Ketua Yayasan Wafizs Al-Amin Center Bekasi. Mohon Kirim Donasi Anda : Zakat, Infaq, sedekah & Wakaf untuk Pembangunan Asrama Yatim & Dhuafa ke No. Rek.7117.8248.23 (BSI) a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. Donasi Anda sangat membantu meringankan beban mereka.
WA : +628161191890
klik aja adjie nung di Link YouTube, Instagram & Facebook
Khutbah ini disampaikan di Masjid JAMl’ NURUSSALAM Pondok Kelapa Jakrta Timur. Jumat, 01 Mei 2026 M/13 Dzulqo’dah 1447 H.

 

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله 

Para jamaah haji dari berbagai seluruh antero dunia sudah mulai berbondong-bondong memasuki tanah haram kota Makkah al-Mukarromah dan madinah al-Munawwaroh mulai dari perkotaan sampai pelosok kampung terpencil pun bisa hadir datang memenuhi undangan Allah untuk menyempurnakan ibadah haji, baik berjalan kaki, berkendaraan, darat, laut maupun udara.

وَاَذِّنْ فِى النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَامِرٍ يَّأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍۙ ۝٢٧

“(Wahai Ibrahim, serulah manusia untuk (mengerjakan) haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.” (QS. Al-Hajj : 27).


Berbahagilah bagi orang-orang yang tahun ini bisa dimampukan Allah swt untuk melaksanakan ibadah haji, namun banyak saudara-saudara kita yang sampai saat ini belum diberi kesempatan untuk bisa memenuhi undangan Allah, baik berhaji dan berumroh. Jangan khawatir, bahwa kesempatan dan harapan masih luas, terus angkat tangan, berdoa dan meminta kepadaNya karena pergi haji itu murni hak prerogatif Allah swt. Namun meski kita di tahun ini belum bisa berwukuf di Arofah, belum bisa dilantik Allah swt pada 09 Dzulhijjah dan belum bisa nyaba di tanah haromain, lakukan 7 amalan yang pahalanya setara dengan berhaji dan umroh. Berikut adalah :

Pertama, Uzur Syar’i.

Seseorang yang memiliki uzur syar’i (sakit, tidak mampu fisik dan finansial), uzur permanen namun berniat tulus, sungguh-sungguh, berdoa ingin sekali berhaji bahkan sudah mendaftar namun terhalang uzur seperti sakit atau wafat sebelum berhaji, ia tetap mendapatkan pahala haji.

عَنْ جَابِرٍ قَالَ كُنَّا مَعَ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم فِى غَزَاةٍ فَقَالَ « إِنَّ بِالْمَدِينَةِ لَرِجَالاً مَا سِرْتُمْ مَسِيرًا وَلاَ قَطَعْتُمْ وَادِيًا إِلاَّ كَانُوا مَعَكُمْ حَبَسَهُمُ الْمَرَضُ

Dari Jabir ra, ia berkata, dalam suatu peperangan (perang tabuk) kami pernah bersama Nabi saw, lalu beliau bersabda, “Sesungguhnya di Madinah ada beberapa orang yang tidak ikut melakukan perjalanan perang, juga tidak menyeberangi suatu lembah, namun mereka bersama kalian (dalam pahala). Padahal mereka tidak ikut berperang karena mendapatkan uzur sakit.” (HR. Muslim).

Dalam lafazh lain disebutkan,

إِلاَّ شَرِكُوكُمْ فِى الأَجْرِ

“Melainkan mereka yang terhalang sakit akan dicatat ikut serta bersama kalian dalam pahala”.

An-Nawawi rahimahullah mengatakan, “Di dalam hadis ini terdapat keutamaan niat untuk melakukan kebaikan. Dan sesungguhnya bagi siapapun yang berniat ikut berperang ataupun melakukan amal kebaikan lainnya, lalu ia mendapati uzur yang menghalanginya (dari melakukan amal tersebut), maka ia tetap mendapatkan pahala atas apa yang telah ia niatkan.” (Syarh Shahih Muslim).

Terdapat juga dalam riwayat Abu Ya’la disebutkan,

مَنْ خَرَجَ حَاجًّا فَمَاتَ كُتِبَ لَهُ أَجْرُ الْحَاجِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ خَرَجَ مُعْتَمِرًا فَمَاتَ كُتِبَ لَهُ أَجْرُ الْمُعْتَمِرِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

“Barangsiapa keluar untuk berhaji, kemudian ia meninggal dunia, maka ia tercatat mendapatkan pahala haji hingga hari kiamat. Barangsiapa keluar untuk berumrah, kemudian ia meninggal dunia, maka ia tercatat mendapatkan pahala umroh hingga hari kiamat.” (HR. Abu Ya’la).

مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ حَاجًّا أَوْ مُعْتَمِرًا فَمَاتَ، أُجْرِيَ لَهُ أَجْرُ الحَاجِّ وَالمُعْتَمِرِ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ، وَمَنْ مَاتَ فِي أَحَدِ الحَرَمَيْنِ لَمْ يُعْرَضْ وَلَمْ يُحَاسَبْ، وَقِيلَ لَهُ: ادْخُلِ الجَنَّةَ

“Barangsiapa keluar untuk berhaji dan berumrah, kemudian meninggal, maka ia tercatat mendapatkan pahala haji dan umrah hingga hari kiamat. Barangsiapa meninggal di salah satu tanah haram, maka dia tidak akan terkena hisab dan kepadanya akan mendapatkan perkataan, ‘Masuklah ke surga.’” (HR. Abu Ya’la).


Kedua, Berbakti pada Orang Tua (birrul walidain).

Berbakti kepada orang tua itu bisa dilakukan saat mereka masih hidup terlebih mereka sudah wafat yang memang sangat membutuhkan kiriman doa dan sedekah dari anak-anaknya yang masih hidup. Dan berbakti itu pahalanya besar bahkan setara dengan ibadah haji, umroh dan jihad. Dari Anas bin Malik ra, ia berkata,

إِنِّي أَشْتَهِي الْجِهَادَ وَلا أَقْدِرُ عَلَيْهِ ، قَالَ : هَلْ بَقِيَ مِنْ وَالِدَيْكَ أَحَدٌ ؟ قَالَ : أُمِّي، قَالَ : فَأَبْلِ اللَّهَ فِي بِرِّهَا، فَإِذَا فَعَلْتَ ذَلِكَ فَأَنْتَ حَاجٌّ، وَمُعْتَمِرٌ، وَمُجَاهِدٌ، فَإِذَا رَضِيَتْ عَنْكَ أُمُّكَ فَاتَّقِ اللَّهَ وَبِرَّهَا

“Ada seseorang yang mendatangi Rasululah saw dan ia sangat ingin pergi berjihad namun tidak mampu. Rasulullah saw bertanya padanya apakah salah satu dari kedua orang tuanya masih hidup. Ia jawab, ibunya masih hidup.

Rasul pun berkata padanya, “Bertakwalah pada Allah dengan berbuat baik pada ibumu. Jika engkau berbuat baik padanya, maka statusnya adalah seperti berhaji, berumrah dan berjihad.” (HR. Ath-Thabrani).


Bagaimana kalau orang tua sudah meninggal dunia? Apakah masih ada kesempatan untuk berbakti?. Dari Abu Usaid Malik bin Rabi’ah As-Sa’idi, ia berkata,

بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا جَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ بَنِى سَلِمَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ بَقِىَ مِنْ بِرِّ أَبَوَىَّ شَىْءٌ أَبَرُّهُمَا بِهِ بَعْدَ مَوْتِهِمَا قَالَ « نَعَمِ الصَّلاَةُ عَلَيْهِمَا وَالاِسْتِغْفَارُ لَهُمَا وَإِنْفَاذُ عَهْدِهِمَا مِنْ بَعْدِهِمَا وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِى لاَ تُوصَلُ إِلاَّ بِهِمَا وَإِكْرَامُ صَدِيقِهِمَا

“Suatu saat kami pernah berada di sisi Rasulullah saw. Ketika itu ada datang seseorang dari Bani Salimah, ia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah masih ada bentuk berbakti kepada kedua orang tuaku ketika mereka telah meninggal dunia?” Nabi saw menjawab, “Iya (masih tetap ada bentuk berbakti pada keduanya, pen.). (Bentuknya adalah) mendo’akan keduanya, meminta ampun untuk keduanya, memenuhi janji mereka setelah meninggal dunia, menjalin hubungan silaturahim (kekerabatan) dengan keluarga kedua orang tua yang tidak pernah terjalin dan memuliakan teman dekat keduanya.” (HR. Abu Daud).


Dari Ibnu Abbas ra, bahwa ibunya Sa’d bin Ubadah meninggal dunia, ketika Sa’d tidak ada di rumah. Sa’d berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي تُوُفِّيَتْ وَأَنَا غَائِبٌ عَنْهَا، أَيَنْفَعُهَا شَيْءٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا؟ قَالَ: نَعَمْ

“Wahai Rasulullah, ibuku meninggal dan ketika itu aku tidak hadir. Apakah dia mendapat aliran pahala jika aku bersedekah harta atas nama beliau?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya.” (HR. Bukhari).


Ketiga, Rajin Hadir Majlis Ilmu di Masjid.

Tancapkan niat untuk selalu rajin, hadir dan ngaji bareng di masjlis taklim maka ia akan mendapatkan pahala haji sempurna, apalagi diniatkan ngaji sampai ajal menjemputnya. Dari Abu Umamah ra, Nabi saw bersabda,

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يُعَلِّمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حَجَّتُهُ

“Siapa yang berangkat ke masjid yang ia inginkan hanyalah untuk belajar kebaikan atau mengajarkan kebaikan, ia akan mendapatkan pahala haji yang sempurna hajinya.” (HR. Thabrani).

Dari Abu Umamah ra, Rasulullah saw bersabda,

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لَا يُرِيدُ إِلَّا لِيَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ كَانَ لَهُ أَجْرُ مُعْتَمِرٍ تَامِّ الْعُمْرَةِ، فَمَنْ رَاحَ إِلَى الْمَسْجِدِ لَا يُرِيدُ إِلَّا لِيَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يُعَلِّمَهُ فَلَهُ أَجْرُ حَاجٍّ تَامِّ الْحِجَّةِ

“Siapa yang berangkat ke masjid di pagi hari, tidak memiliki tujuan apapun selain untuk belajar agama atau mengajarkannya, maka dia mendapatkan pahala orang yang melakukan umrah sempurna umrahnya. Dan siapa yang berangkat ke masjid sore hari, tidak memiliki tujuan apapun selain untuk belajar agama atau mengajarkannya, maka dia mendapatkan pahala orang yang berhaji sempurna hajinya.” (HR. Hakim).


Keempat, Sholat 5 Waktu Berjamaah di Masjid.

Beruntunglah bagi orang-orang yang istiqomah sholat berjamaah di masjid, apalagi diusahakan sudah berwudhu dari rumah agar memperoleh pahala haji dan umroh secara sempurna. Dari Abu Umamah ra, Nabi saw bersabda,

مَنْ مَشَى إِلَى صَلاَةٍ مَكْتُوْبَةٍ فِي الجَمَاعَةِ فَهِيَ كَحَجَّةٍ وَ مَنْ مَشَى إِلَى صَلاَةٍ تَطَوُّعٍ فَهِيَ كَعُمْرَةٍ نَافِلَةٍ

“Siapa yang berjalan menuju shalat wajib berjama’ah, maka ia seperti berhaji. Siapa yang berjalan menuju shalat sunnah, maka ia seperti melakukan umrah yang sunnah.” (HR. Thabrani).

Dalam hadits lainnya, dari Abu Umamah ra, Nabi saw bersabda,

مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ مُتَطَهِّرًا إِلَى صَلاَةٍ مَكْتُوبَةٍ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الْحَاجِّ الْمُحْرِمِ وَمَنْ خَرَجَ إِلَى تَسْبِيحِ الضُّحَى لاَ يُنْصِبُهُ إِلاَّ إِيَّاهُ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الْمُعْتَمِرِ وَصَلاَةٌ عَلَى أَثَرِ صَلاَةٍ لاَ لَغْوَ بَيْنَهُمَا كِتَابٌ فِى عِلِّيِّينَ

“Barangsiapa yang keluar dari rumahnya untuk shalat jamaah dalam keadaan telah bersuci, maka pahalanya seperti pahala orang berhaji dalam keadaan ihram . Dan barangsiapa beranjak untuk melakukan shalat Dhuha dan tidak ada yang menyebabkan dia keluar (dari rumahnya) kecuali untuk shalat Dhuha maka pahalanya seperti pahala orang yang umrah. Dan shalat setelah melaksanakan shalat yang di antara kedua shalat tersebut tidak membicarakan masalah dunia, adalah amalan yang akan dicatat di illiyiin. (kitab catatan amal orang-orang shalih).” (HR. Abu Daud).


Kelima, Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir setelah Sholat.

Amalan ringan diucapkan namun dahsyat manfaat dan pahalanya, amalan ini bisa dilakukan sambil berjalan kaki, berkendaraan, duduk di majlis ataupun sebagai pengantar tidur di malam hari, bisa dibaca tiap saat terutama wirid tiap kali selesai sholat 5 waktu. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

aجَاءَ الْفُقَرَاءُ إِلَى النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالُوا ذَهَبَ أَهْلُ الدُّثُورِ مِنَ الأَمْوَالِ بِالدَّرَجَاتِ الْعُلاَ وَالنَّعِيمِ الْمُقِيمِ، يُصَلُّونَ كَمَا نُصَلِّى، وَيَصُومُونَ كَمَا نَصُومُ، وَلَهُمْ فَضْلٌ مِنْ أَمْوَالٍ يَحُجُّونَ بِهَا، وَيَعْتَمِرُونَ، وَيُجَاهِدُونَ، وَيَتَصَدَّقُونَ قَالَ « أَلاَ أُحَدِّثُكُمْ بِأَمْرٍ إِنْ أَخَذْتُمْ بِهِ أَدْرَكْتُمْ مَنْ سَبَقَكُمْ وَلَمْ يُدْرِكْكُمْ أَحَدٌ بَعْدَكُمْ، وَكُنْتُمْ خَيْرَ مَنْ أَنْتُمْ بَيْنَ ظَهْرَانَيْهِ، إِلاَّ مَنْ عَمِلَ مِثْلَهُ تُسَبِّحُونَ وَتَحْمَدُونَ، وَتُكَبِّرُونَ خَلْفَ كُلِّ صَلاَةٍ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ. فَاخْتَلَفْنَا بَيْنَنَا فَقَالَ بَعْضُنَا نُسَبِّحُ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَنَحْمَدُ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَنُكَبِّرُ أَرْبَعًا وَثَلاَثِينَ . فَرَجَعْتُ إِلَيْهِ فَقَالَ « تَقُولُ سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، حَتَّى يَكُونَ مِنْهُنَّ كُلِّهِنَّ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ

“Ada orang-orang miskin datang menghadap Nabi saw. Mereka berkata, orang-orang kaya itu pergi membawa derajat yang tinggi dan kenikmatan yang kekal. Mereka shalat sebagaimana kami shalat. Mereka puasa sebagaimana kami berpuasa. Namun mereka memiliki kelebihan harta sehingga bisa berhaji, berumrah, berjihad serta bersedekah. Nabi saw lantas bersabda, “Maukah kalian aku ajarkan suatu amalan yang dengan amalan tersebut kalian akan mengejar orang yang mendahului kalian dan dengannya dapat terdepan dari orang yang setelah kalian. Dan tidak ada seorang pun yang lebih utama daripada kalian, kecuali orang yang melakukan hal yang sama seperti yang kalian lakukan. Kalian bertasbih, bertahmid, dan bertakbir di setiap akhir shalat sebanyak tiga puluh tiga kali.”

Kami pun berselisih. Sebagian kami bertasbih tiga puluh tiga kali, bertahmid tiga puluh tiga kali, bertakbir tiga puluh empat kali. Aku pun kembali padanya. Nabi saw bersabda, “Ucapkanlah subhanallah wal hamdulillah wallahu akbar, sampai tiga puluh tiga kali.” (HR. Bukhari).


Keenam, Sholat Isyroq.

Untuk mendapatkan pahala haji dan umroh maka lalukanlah shalat shubuh berjamaah di masjid lalu berdiam untuk berdzikir dan melakukan kegiatan yang manfaat, ketika matahari setinggi tombak (15 menit setelah matahari terbit) melakukan shalat dua raka’at (disebut shalat isyraq atau shalat Dhuha di awal waktu). Dari Abu Umamah ra, Rasulullah saw bersabda,

مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدِ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى، كَانَ كَأَجْرِ حَاجٍّ، أَوْ مُعْتَمِرٍ تَامًّا حَجَّتُهُ وَعُمْرَتُهُ

Barangsiapa yang mengerjakan shalat shubuh dengan berjama’ah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan shalat Sunnah Dhuha, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumroh secara sempurna.” (HR. Thabrani).

Dari Anas bin Malik ra, Rasulullah saw bersabda,

مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ

“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” (HR. Tirmidzi).


Ketujuh, Lakukan Umroh di Bulan Ramadhan.

Amalan yang terakhir ini paling terdahsyat, sesuatu yang sangat tidak mungkin terjadi kita lakukan karena kita tidak hidup di jaman Nabi saw, bisa berhaji bersamanya namun rahmatnya agama islam, diberi peluang bagi umat Nabi saw yang ingin meraih pahala haji bersamanya. Dari Ibnu ‘Abbas ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw pernah bertanya pada seorang wanita, bernama Ummu Ma’qil

مَا مَنَعَكِ أَنْ تَحُجِّى مَعَنَا

“Apa alasanmu sehingga tidak ikut berhaji bersama kami?”

Wanita itu menjawab, “Aku punya tugas untuk memberi minum pada seekor unta di mana unta tersebut ditunggangi oleh ayah fulan dan anaknya (ditunggangi suami dan anaknya). Ia meninggalkan unta tadi tanpa diberi minum, lantas kamilah yang bertugas membawakan air pada unta tersebut. Lantas Rasulullah saw bersabda,

فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ

“Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari Muslim).

Dalam lafazh Muslim disebutkan,

فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً

“Umrah pada bulan Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Muslim).

Dalam lafazh Bukhari yang lain disebutkan,

فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ تَقْضِى حَجَّةً مَعِى

“Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku.” (HR. Bukhari).

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله 

Jangan pernah putus asa, niat yang tulus, berdoa tak henti-henti dan usaha maksimal semuanya sudah dicatat dan dinilai Allah swt serta akan dimampukan kita untuk memenuhi undanganNya kelak.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ. فَاسْتَغْفِرُوْا اِنَّهُ هُوَاْلغَفُوْرُ الرَّحِيْم

uanuan




Telah HADIR KBIHU Wafizs Al-Amin Centre (KBIHU WAC), SIIAP MEMBERANGKATKAN JAMAAH HAJI REGULER 2027/1448.
Kenapa Memilih Haji Reguler bersama KBIHU WAC, Karena KBIHU WAC Itu :
#Nyaman
#Dilayani
#Pembimbing Profesional
CP : 08161191890

7 KEUNGGULAN HAJI & UMROH bersama KBIHU Wafizs Al-Amin Centre Itu :
1. Dibimbing Langsung oleh KH. Nur Anwar Amin,Lc biasa disapa Ustadz Adjie Nung  (UAN) Pim. Wafizs Al-Amin Center Bekasi. 
2. Dapat 7 Kali Umroh saat Musim Haji dan 4 kali Umroh saat musim Umroh dengan 4 Tempat Miqot (Tan'im, Ji'ronah, Hudaibiyah & Thoif Qornul Manazil) 
3. Nyaman, Dilayani & Pembimbing Profesional
4. Fasilitas Umroh Hotel *5 & Transportasi Bis Full Wifi
5. Sholat Qiamullail Berjamaah & Khotmul Qur'an
6. Bermalam 1 Malam Untuk Paket Umroh di Hotel Jeddah Sebelum go to Makkah
7. Jamaah Wanita Dibimbing Langsung Pembimbing Wanita oleh Usth Hj. Uswatun Hasanah, S.Pd. I



YUUUK TUNAIKAN ZAKAT
"Sucikan Harta, Bahagiakan Dhuafa"
UPZ BAZNAS Wafizs Al-Amin Centre Menerima & Menyalurkan : 
Wakaf, Infaq, Zakat dan Sedekah
#Melalui Transfer Ke Rekening :
BSI : 711 7824 823
Mandiri : 156 00 1497 0331
BNI : 0814 1068 54
a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. 
Contact UPZ Wafizs Al-Amin Center WA :
0857-7814-1993
08161191890



UMROH AWAL MUSIM 1447/2026
Wafizs Al-Amin Centre Bekasi

KEUNGGULANNYA :
 3 Kali Manasik
4 Kali Umroh Dengan 4 Tempat Miqot
 Free Perlengkapan
Free Bermalam Di Hotel TRIDENT Jeddah. 

KEBERANGKATAN  :
05 JULI 2026
 Pukul 14.00 Pelepasan Di Yayasan Wafizs Al-Amin Center & Sholat Ashar Berjamaah
 Pukul 19.00 Kumpul di Bandara Soekarno Hatta (Lounge @Zukafia) 
Pukul 00.40 Take Off to Jeddah 
 Pukul 06.40 Tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah. 

KEPULANGAN  :
14 JULI  2026
Pukul 09.00 wib Tiba di Bandara Soekarno Hatta

#Follow US :
________
Media Sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Instagram : wafizscenter & @adjienung
Facebook  : Wafizs Al-Amin Centre & Adjie Nung 
Youtube     : Wafizs Center & Nur Anwar Amin
Tiktok        : @kbihu_wac & @adjienung

Informasi Pendaftaran Haji dan Umroh WA : 085778141993 - 08161191890 - 081584282565

Wafizs Al-Amin Centre 
“Berbagi Cahaya Di Atas Cahaya”

KABAR GEMBIRA...
Bagi Anda Yang Ingin BERANGKAT HAJI REGULER di Tahun 2027
SILAHKAN BERGABUNG....
Bimbingan Manasik Reguler
Dibimbing Langsung Oleh : Ustadz KH. Nur Anwar Amin,Lc Pim. Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Bisa BERGABUNG Bagi Anda Yang :
- Porsi Hajinya di tahun 2027
- Porsi Haji Kabupaten & Kota Bekasi
- Porsi Haji Mandiri
- Belum terdaftar di KBIHU Manapun
- Sudah terdaftar di KBIHU namun ingin Bimbingan Manasik Haji
- Rencana mau BADAL HAJI
- Rencana Mau Ibadah Umroh

JOIN US :
> Pembimbing Profesional
> Info Haji Terupdate
> Pelayanan Nyaman & Dilayani
> Lengkap Teori, Praktik Haji & Umroh & Senam Sehat
WA : 08161191890


YUUUK TUNAIKAN ZAKAT
"Sucikan Harta, Bahagiakan Dhuafa"
UPZ BAZNAS Wafizs Al-Amin Centre Menerima & Menyalurkan : 
Wakaf, Infaq, Zakat dan Sedekah
#Melalui Transfer Ke Rekening :
BSI : 711 7824 823
Mandiri : 156 00 1497 0331
BNI : 0814 1068 54
a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. 
Contact UPZ Wafizs Al-Amin Center WA :
08161191890

#Follow US :
________
Media Sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Instagram : wafizscenter & @adjienung
Facebook  : Wafizs Al-Amin Centre & Adjie Nung 
Youtube     : Wafizs Center & Nur Anwar Amin
Tiktok        : @kbihu_wac & @adjienung

Informasi Pendaftaran Haji dan Umroh WA : 08161191890 

Wafizs Al-Amin Centre 
“Berbagi Cahaya Di Atas Cahaya”