Walimatussafar Haji : Sering Lakukan Membaca 4 Kalimat Yang Paling Disukai Allah swt

Walimatussafar Haji : Sering Lakukan Membaca 4 Kalimat Yang Paling Disukai Allah swt

WALIMATUSSAFAR HAJI 2022
Sering Lakukan Membaca 4 Kalimat Yang Paling Disukai Allah swt
Oleh : Nur Anwar Amin (adjie nung)
Pim. Yayasan Wafizs Al-Ami Center Bekasi.

Hari Ahad, 5 Juni 2022 ada dua undangan ngisi ceramah walimatusafar haji. Pertama dirumah Ibu Hj.Siti Aisyah Kaliabang Tengah Kabel Mas Kota Bekasi. Kedua dirumah Bapak H.Abdul Hadi & Ibu Hj. Masyithoh di Ujungharapan Bahagia Bekasi. Moga mereka semua Allah mudahkan semua urusannya, lancar dan tentunya yang paling pnting meraih Haji Mabrur.


Pesan-Pesan Untuk Para Dhufurrahman.


Pertama, 4 Kalimat Yang Paling Disukai Allah swt.

عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَحَبُّ الْكَلاَمِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ. لاَ يَضُرُّكَ بَأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ.

Dari Samuroh bin Jundub, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Ada empat ucapan yang paling disukai oleh Allah: (1) Subhanallah, (2) Alhamdulillah, (3) Laa ilaaha illallah, dan (4) Allahu Akbar. Tidak berdosa bagimu dengan mana saja kamu memulai” (HR. Muslim).


4 kalimat bacaan ini juga dilakukan oleh para Nabi dan Malaikat saat mereka melakukan thawaf di Baitullah. Thawaf Nabi Adam AS : Pernah suatu saat Nabi Adam AS melakukan ibadah haji dan melakukan thawaf mengelilingi ka'bah sebanyak 7 kali putaran. Kemudian ada malaikat yang datang menemuinya sambil berkata ; "Semoga hajimu mabrur wahai Adam. Sesungguhnya kami telah melaksanakan ibadah haji ditempat ini 2000 tahun sebelum kamu."

Lalu Adam bertanya "Pada zaman dulu apa yang kalian baca saat thawaf?" Malaikat pun menjawab "Dulu kami mengucapkan  "سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ" Adam berkata tambahkanlah dengan ucapan "وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ " Maka selanjutnya malaikat itu menambahkan ucapan itu.

Thawaf Nabi Ibrahim AS : Setelah menerima perintah membangun kembali ka'bah, Nabi Ibrahim melaksanakan ibadah haji, kemudian para malaikat menemuinya ketika sedang thawaf, seraya mengucapkan kepadanya. Nabi Ibrahim bertanya kepada mereka "Dahulu apakah kalian membaca saat thawaf?" Malaikat pun menjawab "Dahulu sebelum bapakmu Adam, kami membaca "سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ" Lalu Adam menyuruhku menambahkan, وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ ". Lalu Nabi Ibrahim berkata "Tambahkan bacaan kalian dengan "الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ" kemudian malaikat pun melaksanakannya.


Perbanyaklah melakukan Ibadah thawaf karena ibadah yang bisa dilakukan didepan Baitullah hanya thawaf, thawaf tidak bisa dilakukan luar masjidilharom (tanah haram), selagi berada di kota Makkah perbanyaklah ibadah yang satu ini.


Kedua, Haji Itu Seumur Hidup Sekali.

Rasulullah saw diperintahkan Allah swt berhaji sejak tahun 6 Hijriyah, kemudian Nabi baru melakukannya pada tahun 10 hijriyah, apa hikmah dibalik perintah Allah ini.

Pertama, Nabi saw haji hanya satu kali seumur hidupanya, karena jika Nabi saw berulang kali, pasti akan memberatkan umat, yang satu kali saja, kita selalu umatnya sudah sangat tersa sulit untuk bisa pergi haji, karena Nabi saw berpesan,

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ فَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ الْحَجَّ فَحُجُّوا ». فَقَالَ رَجُلٌ أَكُلَّ عَامٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَسَكَتَ حَتَّى قَالَهَا ثَلاَثًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لَوْ قُلْتُ نَعَمْ لَوَجَبَتْ وَلَمَا اسْتَطَعْتُمْ – ثُمَّ قَالَ – ذَرُونِى مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ سُؤَالِهِمْ وَاخْتِلاَفِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ فَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِشَىْءٍ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَىْءٍ فَدَعُوهُ ».

“Wahai manusia, telah diwajibkan atas kalian berhaji maka berhajilah”, kemudian ada seorang bertanya: “Apakah setiap tahun Wahai Rasulullah?”, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam tidak menjawab sampai ditanya tiga kali, barulah setelah itu beliau menjawab: “Jika aku katakan: “Iya”, maka niscaya akan diwajibkan setiap tahun belum tentu kalian sanggup, maka biarkanlah apa yang sudah aku tinggalkan untuk kalian, karena sesungguhnya telah binasa orang-orang sebelum kalian, akibat banyaknya pertanyaan dan penyelisihan mereka terhadap nabi mereka, maka jika aku perintahkan kalian dengan sesuatu, kerjakanlah darinya sesuai dengan kemampuan kalian dan jika aku telah melarang kalian akan sesuatu maka tinggalkanlah” (HR. Muslim).


Dalam riwayat lain Rasulullah bersabda,

حُجُّوا قَبْلَ أَنْ لَا تَحُجُّوا» , قِيلَ: مَا شَأْنُ الْحَجِّ؟ , قَالَ: «تَقْعُدُ أَعْرَابُهَا عَلَى أَذْنَابِ أَوْدِيَتِهَا فَلَا يَصِلُ إِلَى الْحَجِّ أَحَدٌ

“Tunaikanlah haji sebelum kalian tidak bisa menunaikan haji” Dikatakan. Apa yang terjadi pada haji? orang-orang Arab badui tinggal di ujung-ujung lembahnya. lalu tidak ada seorang pun yang dapat menunaikan haji.” (HR. Daruquthni).


Riwayat lain,

حُجُّوا قَبْلَ أَنْ لَا تَحُجُّوا فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى حَبَشِيٍّ أَصْمَعَ أَفْدَعَ بِيَدِهِ مِعْوَلٌ يَهْدِمُهَا حَجَرًا حَجَرًا

“Hajilah sebelum kalian tidak bisa menunaikan haji. Seolah-olah aku melihat pada seorang Habsyi berkuping kecil dan berjalan tanpa alas kaki memegang kapak menghancurkannya batu demi batunya.” (HR. Baihaqi).


Karena itu, maksimalkan ibadah selama ditanah suci, jauh-jauh datang dari Bekasi niat untuk menyempurnakan rukun islam, jangan dinodai ibadah hajinya karena kebodohan kita, berangkat haji kurang bekal ilmunya, meraih haji mabrur itu berat namun pahalanya dahsyat.


Ketiga, Haji Itu Jihad Terutama Untuk Wanita.

Para wanita yang berhaji adalah mujahid fi sabilillah karena Jihad adalah amal ibadah yang paling utama, namun rasanya berat untuk kita bisa berjihad dijalan Allah terutama kaum wanita, berat secara fisik maupun berat secara fsikis namun Allah sediakan pahala ibadah jihad dengan media berhaji. Dari ‘Aisyah Ummul Mukminin radhiyallahu ‘anha, ia berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ ، نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ قَالَ « لاَ ، لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ

“Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad?” Jawab Nabi saw, “Tidak”, Jihad yang paling utama adalah haji mabrur.” (HR. Bukhari).

Bahkan Rasulullah saw mengatakan, Jihad seorang wanita tanpa menumpahkan darah dan peperangan adalah ibadah haji, ‘Aisyah berkata,

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ

“Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau saw menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah).


Keempat, Berhaji Nenteng Kunci Surga.

5 وَإِذْ جَعَلْنَا ٱلْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَأَمْنًا وَٱتَّخِذُوا۟ مِن مَّقَامِ إِبْرَٰهِۦمَ مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَآ إِلَىٰٓ إِبْرَٰهِۦمَ وَإِسْمَٰعِيلَ أَن طَهِّرَا بَيْتِىَ لِلطَّآئِفِينَ وَٱلْعَٰكِفِينَ وَٱلرُّكَّعِ ٱلسُّجُودِ 

"Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud". (QS. Al-Baqoroh : 12)

Khusus untuk tanah haram di Makkah, kita ketahui bahwa pahala shalat di Masjidil Haram adalah 100.000 kali dari shalat di masjid lainnya. Dari Jabir, Nabi saw bersabda,


صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلاَةٌ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ

“Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).


Dari Abdullah bin Abbas r.anhuma, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya dalam setiap hari, siang dan malam, seratus dua puluh rahmat Allah SAW turun di atas Ka'bah ini. Enam puluh di antaranya untuk orang-orang yang thawaf, 40 untuk orang-orang yang sholat, dan 20 untuk orang yang memandanginya."(Ibnu Ady dan Baihaqi,Durrul-Mantsur).


"Melihat Ka'bah saja merupakan ibadah," Syekh Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi dalam kitabnya Fadhilah Haji.


Apalagi pergi haji bisa membantu orang-orang yang sakit, pesan KH.Noer Alie : "klo lo pergi haji pengen sehat, sering-seringlah bantu orang yang sakit" apalagi yang sakit suami, orang tua, itu KUNCI SURGA.










NUMPANG PROMO DIKIT ABANG EMPO...
UMROH YUUUK... Bersama Ustadz H.NUR ANWAR AMIN,Lc (adjie nung) dibimbing langsung oleh beliau, Nyaman, Dilayani & Pembimbing Pofesional. Call aja di WA : 08161191890. bisa juga dilihat liputan selama perjalanan Ibadah Umroh bersamanya di Channel YouTube NUR ANWAR AMIN. Serat dengan sejarah, beribadah, fun, asyik dan bersaudara....