HAJI dan RAMADHAN Sama-sama MEMBAKAR DOSA. Reuni Haji 2019

HAJI dan RAMADHAN Sama-sama MEMBAKAR DOSA. Reuni Haji 2019

Reuni Haji merupakan ajang temu kangen karena kebersamaan selama 40 hari lebih selama perjalanan ibadah haji membuat seperti saudara sendiri bahkan melebihi, maka tidak heran kalau selalu ada istilah REUNI HAJI supaya nila-nilai kebersamaanya terasa terulang lagi, bahakan selalu ada celetukan YUUUK KITA BALIK Bareng-bareng UMROH BERSAMA terasa ingin mengulang perjalanan suci itu, makanya selalu bikin acara temu kangen, ada nginep bareng di villa puncak, arisan, silaturrahmi makan bakso, termasuk seragem bajunya tak ketinggalan agar terlihat selalu nyatu hatinya, termasuk BUKBER ini moment yang memang setiap tahun diadakan agar bisa berbagi berbuka dan silaturrahmi yang penuh dengan makna.

Nah Reuni Haji kali ini bertempat di rumah Bapak Haji Abdul Wahid & Ibu Hajjah Nenti wilayah Ujungharapan Bahagia Babelan Bekasi yang diketuai Bapak haji Abdul Rokib asal Kaliabang Bungur, tetep dibawah komando guru Haji A.Syafiudin Abdullah yang biasa disapa panggilan tenarnya Ust.Dani Aksi Indosiar dan pastinya tidak meninggalkan arahan Bapak Ketua Alumni Haji 2019 Haji Lurah Ibnu Hajar is the best raja udang pancet yang mantuul and enaak bangeet. Alhamdulillah berkat kerja kerasnya banyaak lho yang hadir, Jumat 15 April 2022/13 Ramadhan 1443 H.

Menu berbuka puasa LUAR BIASA MANTUULnya, pembuka dengan kurma karena sunah Nabi saw biar berpahala, eeh pak Haji Jaini Hanafi temen sekamar selama di Makkah dan Madinah pun membawa kurma sukari (kurma khusus laki-laki he he he), sayur pucung gabus, teri, jengkol ditambah udang pancet dari pak Lurah Haji Ibnu Hajar ampe lupa ama sayur asem ga kecolek pisan, maafin yeee sayur asem dilupakan sesaat..

Agenda Acaranya lengkap beneer, dipandu MC nya pak Haji Arief dari PUP, Pembacaan Yasin oleh Guru Haji Ahmad shoduq dari Kebalen, Ratibulhaddad dipimpin Guru Haji Munzir Tamam Noer dari Ujungharapan dan Doa oleh Guru Haji Saadih dari kampung Buni Bakti, tak ketinggalan pula sambutan ketua panitia Bapak Haji Abdul Roqib dari Kaliabang Bungur dan Ketua Alumni Haji 2019 Bapak Lurah Haji Ibnu Hajar sekalian dah ngajak semua para jamaah untuk bisa mensupport, mendoakan dan memeilih tentunya tuk pencalonan beliau, tapi mau nyalon apa yaaa.. yang pasti kita semua support and doakan SUSKSES SELALU.. walau katanya yang ngelamar mah banyak dari berbgai partai namun beliau belum jawab lamaran ntu, waduh.. waduh.. TOP banget ya pak Lurah is the best banyak yang lamar, tapi bukan janda kaan ya he eh (becanda ya pak).

Nah point selanjutnya dengerin Tausiyah Ramadhan oleh Ustadz Nur Anwar Amin biasa disapa Ustadz adjie nung (UAN), mau tau ga isi tausiahnya apa saja..? KEPOIN YUUK di channel YouTubenya yaa cukup Klik nama lengkapnya.

TAUSIYAH BUKBER REUNI HAJI 2019.

Haji dan Umroh adalah media untuk menghapus dosa, namun rasa berat untuk bisa datang ke tanah suci terutama berat finasial, berat fisik dll. Naaah kasih sayang Allah untuk bisa mendapatkan ampunanNya, Allah sediakan bulan Ramadhan agar dosa-dosa hambaNya dihapus, benar-benar terhapus habis seperti bayi baru dilahirkan tanpa dosa. Nabi saw  berkata kepada ‘Amr bin Al-‘Ash ra,
وأنَّ الحجَّ يهدِمُ ما كان قبلَه
“dan  bahwasanya haji menghapus dosa-dosa (kejelekan) yang telah lalu.” (HR. Muslim).
Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda,
الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

5 Amalan Dapat Membakar Dosa di Bulan Ramadhan.


Pertama, Dosa dihapus Harian, Pekanan dan Tahunan.

 Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda,

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

“Antara shalat yang lima waktu, antara jum’at yang satu dan jum’at berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim).


Kedua, Puasa Ramadhan.

Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).


Ketiga, Qiyam Ramadhan (shalat Tarawih)

 Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari  dan Muslim).


Keempat, Menghidupkan shalat malam pada Lailatul Qadar.

 Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari).


Kelima, Zakat Fitrah.

 Dari Ibnu Abbas ra, ia berkata,

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلاَةِ فَهِىَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلاَةِ فَهِىَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ.

“Rasulullah saw mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kata-kata yang sia-sia dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan pada orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).



Harapan kita bersama dengan mampu mengisi semua amaliyah ramadhan secara sempurna, maka ditinggalkannya kita dengan ramadhan akan menjadikan diri kita seperti bayi yang baru dilahirkan, suci dan bersih dari semua dosa dan noda.

يَرْجِعُ هَذَا اليَوْمَ قَوْمٌ كَمَا وَلدَتْهُمْ أُمَّهَاتُهُمْ

“Hari ini kembali suatu kaum sebagaimana mereka baru dilahirkan oleh ibu-ibu mereka.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 366).


Namun sungguh sangat disayangkan, banyak umat muslim jika keluar dari bulan ramadhan tidak membawa ampunan nilai apapun. Imam Qatadah rahimahullah mengatakan,

مَنْ لَمْ يُغْفَرْ لَهُ فِي رَمَضَانَ فَلَنْ يُغْفَرَ لَهُ فِيْمَا سِوَاهُ

“Siapa saja yang tidak diampuni di bulan Ramadhan, maka sungguh di hari lain (di luar Ramadhan), ia pun akan sulit diampuni.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 371).


Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah mengatakan,.

فَلَمَّا كَثُرَتْ أَسْبَابُ المغْفِرَةِ فِي رَمَضَانَ كَانَ الَّذِي تَفُوْتُهُ المغْفِرَةُ فِيْهِ مَحْرُوْمًا غَايَةَ الحِرْمَانِ

“Tatkala semakin banyak sebab mendapatkan pengampunan dosa di bulan Ramadhan, maka siapa saja yang tidak mendapatkan pengampunan tersebut, sungguh dia benar-benar telah bernasib buruk.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 371).


thanks bangeet yaaa. moga tulisan ini ada manfaatnya. amiiii ya Allah