Khutbah Jumat (Edisi 197) Tema : “5 DO’A JANGAN PERNAH DITINGGAL SELAMA RAMADHAN”

Khutbah Jumat (Edisi 197) Tema : “5 DO’A JANGAN PERNAH DITINGGAL SELAMA RAMADHAN”

 

Wafizs Al-Amin Center
“Berbagi Cahaya Diatas Cahaya”
Khutbah Jumat (Edisi 197) Tema  :

“5 DO’A JANGAN PERNAH DITINGGAL SELAMA RAMADHAN”
Oleh : Nur Anwar Amin (adjie nung)
Alumni Universitas Al-Azhar Mesir, Alumni Pondok Pesantren Attaqwa KH.Noer Alie Bekasi dan Ketua Yayasan Wafizs Al-Amin Center Bekasi. Mohon Kirim Donasi Anda : Zakat, Infaq, sedekah & Wakaf untuk Pembangunan Asrama Yatim & Dhuafa ke No. Rek.7117.8248.23 (BSI) a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. Donasi Anda sangat membantu meringankan beban mereka.
WA : +628161191890
klik aja adjie nung di Link YouTube, Instagram & Facebook
Khutbah ini disampaikan di Masjid JAMI’ ASY-SYAKIRIN Thamrin City Jakarta Jumat, 13 Maret 2026 M/22 Ramadhan 1447 H.

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله 

Sebagai umat Nabi Muhammad saw sangatlah beruntung, diberi usia singkat namun Allah swt anugerahi pahala ibadah yang bisa jadi melebihi usianya Nabi Nuh AS. Setiap kali bertemu bulan Ramadhan lalu bisa beribadah di malam lailatul qodar sudah mendapatkan pahala خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ۝٣ “ lebih baik daripada 1000 bulan” yaitu setara dengan ibadah selama 83 tahun 4 bulan. Tidak berhenti disitu saja, di bulan Ramadhan saatnya menggapai waktu mustajab untuk panjatkan segala doa selama 24 jam dan selama satu bulan penuh itu semua waktu mustajab, kapan saja bordoa, mau di pagi hari, siang hari, malam hari atau di sepertiga malam merupakan waktu-waktu terkabulkan segala doa.


Sering-sering minta dan berdoa selama berada dibulan Ramadhan karena Allah swt Maha Penerima doa dan Allah itu sangat dekat dengan orang-orang yang berdoa. Firman Allah swt

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ۝١٨٦

“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (QS. Al-Baqarah : 186).


Semua doa yang dipinta itu pasti diterima Allah, pada ayat ini Allah swt tegaskan jika ingin doanya diterima, kata Allah ‘فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku’. Syaratnya, patuhi segala perintah Allah, lakukan dengan sepenuh hati dan beriman kepadaNya dan kudu sabar dengan proses diterimanya doa. Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda,

لَا يَزَالُ يُسْتَجَابُ لِلْعَبْدِ، مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ، مَا لَمْ يَسْتَعْجِلْ، قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا الِاسْتِعْجَالُ؟ قَالَ يَقُولُ: قَدْ دَعَوْتُ، وَقَدْ دَعَوْتُ، فَلَمْ أَرَ يُسْتَجَابُ لِي، فَيَسْتَحْسِرُ عِنْدَ ذَلِكَ وَيَدَعُ الدُّعَاءَ

“Doa hamba akan terkabul selama tidak berdoa untuk kemaksiatan atau untuk memutus silaturahim, dan selama ia tidak tergesa-gesa.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, seperti apakah bentuk ketergesa-gesaan tersebut?” Nabi menjawab, “Hamba tadi berkata: ‘Aku telah berdoa, sungguh aku telah berdoa, tetapi Allah belum juga mengabulkan doa tersebut.” Ia merasa jenuh dan letih, lalu akhirnya, ia meninggalkan doa.” (HR. Muslim).


مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله 

Rasulullah saw di sepuluh terakhir Ramadhan itu lebih serius dan lebih semangat dalam beribadah. Dari Aisyah ra, ia berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَجْتَهِدُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِى غَيْرِهِ

“Rasulullah saw sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” (HR. Muslim).

Dikatakan oleh istri tercinta beliau, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha,

كَانَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Apabila Nabi saw memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Terkhusus lagi selama di bulan Ramadhan ini, setidaknya ada 5 doa yang jangan sampai ditinggalkan, terutama di sepuluh terakhir Ramadhan. Yaitu :

Pertama, Doa Minta Maaf.

Minta ampun dan minta maaflah kepada Allah swt seberapapun dosa yang pernah kita lakukan, jangan pernah takut untuk minta dimaafkan oleh Allah karena Allah itu maha Pemaaf. Doa ini diajarkan langsung oleh Nabi saw pada Aisyah ra agar meraih maaf Allah di malam lailatul qodar.

وَعَنْ عائشة رضي الله عنها: قالت: «قلت: يا رسولَ الله إِنْ وَافَقْتُ ليلةَ القَدْرِ ، ما أَدْعُو به؟ قال: قُولي: اللهم إنك عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فاعْفُ عَنِّي» أخرجه الترمذي

Dari sayyidah Aisyah ra, ia bercerita, ia pernah bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku kedapatan menjumpai lailatul qadar, bagaimana doa yang harus kubaca?’ Rasulullah saw menjawab, ‘Bacalah, ‘اللهم إنك عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فاعْفُ عَنِّي’ Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf (menghapus kesalahan), karenanya maafkanlah aku (hapuslah dosa-dosaku).”  (HR At-Tirmidzi).


Kedua, Do’a Agar Berjumpa Lailatul Qodar.

Lailatul qodar pasti datang tiap tahun di bulan Ramadhan hanya saja tidak semua orang mendapatinya, karena itu mintalah sebanyak-banyaknya kepada Allah agar termasuk yang diberikan bisa bertemu dengan lailatul qodar.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لنَا فِيْ شَهْرِ رَمَضَانَ وَ بَلِّغْنَا لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَعِبَدَةً فِيْهَا

"Ya Allah, berkahilah kami di bulan Ramadhan ini dan pertemukanlah kami dengan Lailatul Qadar dan beribadah di malamnya."

اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَارْزُقْنَا فِيهَا مِنْ فَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ

"Ya Allah, sampaikan kami ke malam Lailatul Qadar dan berilah kami rezeki dengan keutamaan serta rahmat-Mu".

Begitu juga doa yang diajarkan Al-Habib Salim bin Abdulloh Asy-Syathiri (ulama besar Tarim, Yaman) untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar:

اَللَّهُمَّ اِطَّلِعْ عَلَيْنَا لَيْلَةَ الْقَدَرِ اَلْعَظِيْمَةَ الْقَدَرِ فِى الْيَقَظَةِ وَ الْمَنَامِ

"Ya Allah, tampakkanlah kepada kami Lailatul Qadar, yang agung kemuliaannya, baik dalam keadaan terjaga (sadar) maupun dalam tidur".


Ketiga, Doa Dibebaskan Api Neraka.

Disepanjang Ramadhan waktunya berdoa agar dibebaskan dari siksa api neraka terutama difase sepuluh terakhir Ramadhan adalah  عِتْقٌ مِنَ النَّارِ (dibebaskan dari api neraka). Nabi saw bersabda,

إِنَّ لِلَّهِ عِنْدَ كُلِّ فِطْرٍ عُتَقَاءَ مِنَ النَّارِ، وَذَلِكَ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ

"Sesungguhnya Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan dari api neraka pada setiap saat berbuka, dan itu terjadi setiap malam (di bulan Ramadhan)." (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Ahmad, Thabrani, dan Al-Baihaqi).

Setiap malam ketika berbuka puasa adalah moment untuk berdoa agar dibebaskan dari azab neraka. Dan bukan hanya kita minta untuk diri sendiri namun juga minta dibebaskan dari api neraka untuk kedua orang tua.

اللَّهُمَّ اعْتِقْ رِقَابَنَا وَرِقَابَ آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا مِنَ النَّارِ

“Ya Allah, bebaskan/merdekakanlah kami, ayah-ayah kami, dan ibu-ibu kami dari api neraka".

Termasuk doa ini dibaca setiap selesai sholat maghrib dan shubuh sebanyak 7 kali, tiap hari baik di bulan Ramadhan ataupun di bulan-bulan lain

اَللّٰهُمَّ أَجِرْنِيْ مِنَ النَّارِ

“Ya Allah, lindungilah/selamatkanlah aku dari api neraka".

Dalilnya sabda Nabi saw hadits Imam Abu Dawud,

إِذَا انْصَرَفْتَ مِنْ صَلَاةِ الْمَغْرِبِ فَقُلْ اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنْ النَّارِ سَبْعَ مَرَّاتٍ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ ثُمَّ مِتَّ فِي لَيْلَتِكَ كُتِبَ لَكَ جِوَارٌ مِنْهَا وَإِذَا صَلَّيْتَ الصُّبْحَ فَقُلْ كَذَلِكَ فَإِنَّكَ إِنْ مِتَّ فِي يَوْمِكَ كُتِبَ لَكَ جِوَارٌ مِنْهَا

“Jika engkau selesai dari shalat Maghrib maka bacalah اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنْ النَّارِ sebanyak tujuh kali. Sebab jika kamu baca doa itu kemudian kamu meninggal pada malam itu juga, maka akan ditetapkan bahwa kamu terbebas dari neraka. Jika kamu selesai dari shalat subuh maka bacalah doa itu juga, sebab jika pada hari itu kamu meninggal, maka akan ditetapkan bahwa kamu terbebas dari neraka.” (HR. Abu Daud).


Keempat, Do’a Minta Diampuni Dosa.

Perbanyaklah istighfar terutama saat sahur, sesuai dengan firman Allah swt.

وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ ۝١٨

“dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).” (QS. Adz-Dzariyat : 18).

Istigfar yang paling singkat dan dapat dibaca berulangkali minimal 100 kali,

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

“Astaghfirullah (saya memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung)” (HR. Muslim).

Jika ingin lebih bagus baca itighfar itu yang lebih panjang lagi,

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه

“Saya memohon ampun kepada Allah,dzat yang tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Tegak. Aku bertaubat kepadaNya.” (HR. Tirmidzi).

Atau kalau pernah berbuat dosa besar dan ingin dimaafkan Allah swt seperti kisah Nabi Musa AS saat menampar seseorang lalu orang itu meninggal dunia, maka Nabi Musa berdoa,

رَبِّ اِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ۝١٦

“Dia (Musa) berdoa, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku.” (QS. Al-Qashash : 16).

Dan doanya langsung Allah jawab, Allah ampuni,

فَغَفَرَ لَهٗۗ اِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ ۝١٦

“Dia (Allah) lalu mengampuninya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Qashash : 16).


Atau pula pernah berbuat salah meninggalkan keluarga, kurang perhatian pada keluarga, diuji terus-menerus, pernah berbuat salah pada orang tua, ibu salah ke anak, istri salah ke suami, sehingga ada ujian yang dialami tidak kunjung selesai, sakit tidak pernah tuntas, dagang tak pernah laku, pekerjaan tidak dapat-dapat. Coba silahkan cek, bisa jadi hubungan dengan orang tua yang kurang bagus, hubungan sama keluarga kurang harmonis. Dzikirnya adalah kisah Nabi Yunus AS ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Allah swt tidak akan menyulitkannya.

اللهم لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَۚ ۝٨٧

“Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim.” (QS. Al-Anbiya' : 87).

Doa Nabi Yunus AS langsung Allah jawab,

فَاسْتَجَبْنَا لَهٗۙ وَنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْغَمِّۗ وَكَذٰلِكَ نُـنْجِى الْمُؤْمِنِيْنَ ۝٨٨

“Kami lalu mengabulkan (doa)-nya dan Kami menyelamatkannya dari kedukaan. Demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang mukmin.” (QS. Al-Anbiya' : 88).

Kata Allah ‘Kami selamatkan dia, Kami selesaikan masalahnya’, perhatikan diujung ayatnya Allah swt berfirman : وَكَذٰلِكَ نُـنْجِى الْمُؤْمِنِيْنَ (Demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang mukmin).


Umar bin ‘Abdul ‘Aziz pernah membuat tulisan yang ingin dikirimkan ke berbagai ke negeri. Isi surat tersebut adalah memerintahkan mereka untuk menutup bulan Ramadhan dengan istighfar dan sedekah yaitu zakat fitrah. Zakat fitrah berfungsi untuk menyucikan orang yang berpuasa dari hal-hal yang sia-sia dan dari kata-kata haram. Sedangkan istighfar berfungsi sebagai penambal atas kekurangan yang dilakukan selama berpuasa yaitu ketika melakukan hal-hal yang sia-sia dan perkara yang haram. Oleh karena itu, perbanyaklah ucapan seperti yang diucapkan oleh Nabi Adam AS,

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Ya Rabb  kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al-A’raf: 23).


Kelima, Do’a Diterima Semua Amal.

Setiap amal sholeh yang kita lakukan belum tahu diterima apa ditolak Allah, tugas kita hanya mengerjakan dengan sebaik-baiknya karena menerima amal seorang hamba adalah hak prerogatif Allah semata, Rasulullah saw saja setiap selesai sholat shubuh beliau selalu berdoa agar amal ibdahnya diterima Allah swt,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan amal yang diterima." (HR. Ibnu Majah dan Ahmad).

Begitu juga Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail selalu berdoa agar amalnya diterima Allah swt,

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

"Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah : 127).

Tidak cukup hanya dengan doa agar amal diterima, mereka juga meminta agar senantiasa menjadi hamba yang tunduk dan mendapatkan petunjuk untuk beribadah dengan benar:

رَبَّنَا وَٱجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَآ أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

“Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada-Mu, dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada-Mu, dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara ibadah kami, serta terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah : 128).


Tutuplah disetiap penghujung doa dengan doa ini agar semua ibadah kita diterima Allah swt

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَـقَـبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَلله يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

"Ya Allah Tuhan kami, terimalah shalat kami, puasa kami, ruku' kami, sujud kami, duduk kami, tadharru' kami (tunduk rendah diri), kekhusyukan kami, dan pengabdian kami. Sempurnakanlah kekurangan kami, wahai Allah, wahai Tuhan semesta alam".

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ. فَاسْتَغْفِرُوْا اِنَّهُ هُوَاْلغَفُوْرُ الرَّحِيْم

uanaunuan








Telah HADIR KBIHU Wafizs Al-Amin Centre (KBIHU WAC), SIIAP MEMBERANGKATKAN JAMAAH HAJI REGULER 2027/1448.
Kenapa Memilih Haji Reguler bersama KBIHU WAC, Karena KBIHU WAC Itu :
#Nyaman
#Dilayani
#Pembimbing Profesional
CP : 08161191890

7 KEUNGGULAN HAJI & UMROH bersama KBIHU Wafizs Al-Amin Centre Itu :
1. Dibimbing Langsung oleh KH. Nur Anwar Amin,Lc biasa disapa Ustadz Adjie Nung  (UAN) Pim. Wafizs Al-Amin Center Bekasi. 
2. Dapat 7 Kali Umroh saat Musim Haji dan 4 kali Umroh saat musim Umroh dengan 4 Tempat Miqot (Tan'im, Ji'ronah, Hudaibiyah & Thoif Qornul Manazil) 
3. Nyaman, Dilayani & Pembimbing Profesional
4. Fasilitas Umroh Hotel *5 & Transportasi Bis Full Wifi
5. Sholat Qiamullail Berjamaah & Khotmul Qur'an
6. Bermalam 1 Malam Untuk Paket Umroh di Hotel Jeddah Sebelum go to Makkah
7. Jamaah Wanita Dibimbing Langsung Pembimbing Wanita oleh Usth Hj. Uswatun Hasanah, S.Pd. I



YUUUK TUNAIKAN ZAKAT
"Sucikan Harta, Bahagiakan Dhuafa"
UPZ BAZNAS Wafizs Al-Amin Centre Menerima & Menyalurkan : 
Wakaf, Infaq, Zakat dan Sedekah
#Melalui Transfer Ke Rekening :
BSI : 711 7824 823
Mandiri : 156 00 1497 0331
BNI : 0814 1068 54
a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. 
Contact UPZ Wafizs Al-Amin Center WA :
0857-7814-1993
08161191890



UMROH AWAL MUSIM 1447/2026
Wafizs Al-Amin Centre Bekasi

KEUNGGULANNYA :
 3 Kali Manasik
4 Kali Umroh Dengan 4 Tempat Miqot
 Free Perlengkapan
Free Bermalam Di Hotel TRIDENT Jeddah. 

KEBERANGKATAN  :
05 JULI 2026
 Pukul 14.00 Pelepasan Di Yayasan Wafizs Al-Amin Center & Sholat Ashar Berjamaah
 Pukul 19.00 Kumpul di Bandara Soekarno Hatta (Lounge @Zukafia) 
Pukul 00.40 Take Off to Jeddah 
 Pukul 06.40 Tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah. 

KEPULANGAN  :
14 JULI  2026
Pukul 09.00 wib Tiba di Bandara Soekarno Hatta

#Follow US :
________
Media Sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Instagram : wafizscenter & @adjienung
Facebook  : Wafizs Al-Amin Centre & Adjie Nung 
Youtube     : Wafizs Center & Nur Anwar Amin
Tiktok        : @kbihu_wac & @adjienung

Informasi Pendaftaran Haji dan Umroh WA : 085778141993 - 08161191890 - 081584282565

Wafizs Al-Amin Centre 
“Berbagi Cahaya Di Atas Cahaya”

KABAR GEMBIRA...
Bagi Anda Yang Ingin BERANGKAT HAJI REGULER di Tahun 2027
SILAHKAN BERGABUNG....
Bimbingan Manasik Reguler
Dibimbing Langsung Oleh : Ustadz KH. Nur Anwar Amin,Lc Pim. Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Bisa BERGABUNG Bagi Anda Yang :
- Porsi Hajinya di tahun 2027
- Porsi Haji Kabupaten & Kota Bekasi
- Porsi Haji Mandiri
- Belum terdaftar di KBIHU Manapun
- Sudah terdaftar di KBIHU namun ingin Bimbingan Manasik Haji
- Rencana mau BADAL HAJI
- Rencana Mau Ibadah Umroh

JOIN US :
> Pembimbing Profesional
> Info Haji Terupdate
> Pelayanan Nyaman & Dilayani
> Lengkap Teori, Praktik Haji & Umroh & Senam Sehat
WA : 08161191890


YUUUK TUNAIKAN ZAKAT
"Sucikan Harta, Bahagiakan Dhuafa"
UPZ BAZNAS Wafizs Al-Amin Centre Menerima & Menyalurkan : 
Wakaf, Infaq, Zakat dan Sedekah
#Melalui Transfer Ke Rekening :
BSI : 711 7824 823
Mandiri : 156 00 1497 0331
BNI : 0814 1068 54
a.n. Yayasan Wafizs Al-Amin Center. 
Contact UPZ Wafizs Al-Amin Center WA :
08161191890

#Follow US :
________
Media Sosial Yayasan Wafizs Al-Amin Center

Instagram : wafizscenter & @adjienung
Facebook  : Wafizs Al-Amin Centre & Adjie Nung 
Youtube     : Wafizs Center & Nur Anwar Amin
Tiktok        : @kbihu_wac & @adjienung

Informasi Pendaftaran Haji dan Umroh WA : 08161191890 

Wafizs Al-Amin Centre 
“Berbagi Cahaya Di Atas Cahaya”